Pada Sabtu (01/06/2024) kemarin, Asosiasi Museum Indonesia Daerah Jakarta “Paramita Jaya” telah menerima audiensi dari Ikatan Duta Museum Jakarta periode 2023 - 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergitas dan kolaborasi dalam pemajuan permuseuman di wilayah DKI Jakarta. Audiensi ini dihadiri secara langsung, di antaranya oleh Yiyok T. Herlambang (Ketua Umum AMIDA Jakarta “Paramita Jaya”), Adang Suryana (Wakil Ketua II), Bayu Niti Permana (Bidang Organisasi dan Keanggotaan) dan Mis’ari (Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta sekaligus Sekretaris I). Turut serta di dalam audiensi ini adalah Hasijani W. Wahono (Bendahara I), Lilis Setyawati (Bendahara II), Ardhi Nugroho dan Fajar Muhammad Rivai (Bidang Hubungan Masyarakat “Paramita Jaya”) serta Yulianingsih dan Khalifah Sholihah (Bidang Organisasi dan Keanggotaan “Paramita Jaya”).
Dalam audiensi
yang berlokasi di Museum Bahari Jakarta ini, para perwakilan Duta Museum Jakarta 2023
memaparkan berbagai program kerja seperti Jakarta Museum Festival yang terdiri
dari lima program unggulan. Mulai dari Duta Museum Goes to School, Car Free Day
with Duta Museum, Seminar Museum, Kompetisi Seni Budaya serta Museum Festival
Dalam Rangka Hari Museum Indonesia. Sementara itu, masih terdapat kebutuhan
lainnya. Mulai dari pelatihan materi dasar sampai konten kreator museum. Ikatan
Duta Museum Jakarta juga mengharapkan untuk dilibatkan dalam agenda yang
dilaksanakan oleh AMI “Paramita Jaya” dan Dinas Kebudayaan Jakarta. Terkait
dengan eksistensi Duta Museum, dibutuhkan juga surat kepengurusan serta
sertifikasi edukator museum.
Dalam keikutsertaan kegiatan MuGaleMon, diusulkan untuk dapat diberi selempang khusus penugasan Duta Museum Jakarta secara seragam. Program usulan lain yang disertakan adalah pembuatan podcast yang membahas tentang pengetahuan museum, kegiatan keliling museum, serta keterlibatan dalam kegiatan AMI “Paramita Jaya” dan Dinas Kebudayaan Jakarta.
AMI “Paramita
Jaya” mengapresiasi program kerja yang telah dipaparkan, namun diberikan
masukan agar dalam melaksanakannya, Duta Museum Jakarta dapat memilih kegiatan
yang lebih konkrit dan dapat dilakukan dengan kemampuan personil yang ada.
Dengan demikian, perlu dilakukan penyesuaian kembali terhadap usupan program
kerja yang dipaparkan. Selamjutnya untuk memulai program kerja, dapat
ditindaklanjuti antara lain dengan kegiatan podcast atau pemberitaan
museum-museum yang dapat dimulai dengan setiap museum di bawah pengelolaan pemerintah
provinsi Jakarta serta melakukan kegiatan magang. Selanjutnya, dalam diskusi
lanjutan diberikan masukan serta menampung ide tugas dan program kerja Duta
Museum Jakarta ke depan.
Audiensi ini
diakhiri dengan menikmati kopi di area Menara Syahbandar dan suasana ketenangan
di Titik Nol Jakarta hingga menjelang sore.









Komentar
Posting Komentar